Terima kasih, 2017! Kau sangat berarti ๐Ÿ˜Š

Mungkin sedikit terlambat untuk me-review nikmat yang Allah SWT berikan untukku selama tahun 2017.

Awal tahun, tepatnya tanggal 9 Januari 2017, Aku melaksanakan sidang skripsi yang sempat tertunda selama 1 semester karna satu dan lain hal. Hari itu, merupakan jadwal sidang skripsi pertama pada semester itu di jurusanku. Terdapat 6 orang yang akan melaksanakan sidang, dibagi menjadi 2 ruangan, masing-masing 3 orang peserta sidang.

Aku mendapat giliran kedua, cukup deg-degan dan yang pastiย ย nervous. Ya, bagaimana tidak nervous, pertama kalinya mempresentasikan hasil penelitian SENDIRI, dihadapan 1 dosen penguji, 2 dosen pembimbing, ketua dan sekretaris sidang. Semua sudah bercampur aduk di pikiran bakal seperti apa suasana ruang sidang.

Tapi alhamdulillah, semua bisa dilalui dengan cukup lancar. Tidak banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh para penguji, hanya sedikit masukan untuk melengkapi hasil penelitianku. Huh…ย Alhamdulillah, tidak semenakutkan yang sudah kubayangkan sebelumnya.

Ini adalah berkah di awal tahun 2017, Aku lulus menjadi Sarjana Sosial (S.Sos), lulusan prodi Sosiologi Pembangunan, Universitas Negeri Jakarta.

Setelah selesai sidang, Aku disibukkan oleh revisi dan pemberkasan-pemberkasan menjelang wisuda. Ditengah kesibukan itu, Aku sudah mulai menyebar CV dan lamaran kerja (berbekal surat keterangan lulus). Alhamdulillah, Allah SWT Maha Baik. Kalau tidak salah tanggal 9 Februari aku mendapat panggilan untuk interview di sebuah perusahaan startup, Politwika.com (ya, tempat saat ini kubekerja). Setelah interview, 2 hari kemudian training, dan 2 hari setelahnya, Senin, 13 Februari 2017, hari pertamaku bekerja.

Alhamdulillah… Alhamdulillah… Alhamdulillah… Sebulan setelah kululus kuliah (belum resmi), Aku sudah mendapat pekerjaan. Aku banyak belajar hal baru di sana, teman-teman yang sebaya membuat suasana kerja menjadi sangat menyenangkan.

Pada tanggal 16 Maret 2017, Aku wisuda. Aku resmi menjadi seorang Sarjana Sosial, Ruli Khoiriyah Nurhasanah, S.Sos. Salah satu kewajibanku sebagai seorang anak sudah kubayar lunas dengan senyum bahagia yang terlihat di wajah kedua orang tuaku.

Sepanjang 2017, banyak sekali hal-hal baru yang kualami dalam hidup. Pada April, pertama kalinya Aku pergi traveling bersama teman kerjaku dengan menggunakan uang hasil kerjaku sendiri. Kami pergi ke Sukabumi, ke Danau Situgunung di Gunung Gede Pangrango. Perjalanan singkat dalam waktu satu hari, kami menyebutnya One Day Trip.ย 

Pada September lalu, kami kembali traveling bersama menyusuri pulau-pulau di sekitar Anak Gunung Krakatau (AGK), kami juga sempat naik ke puncak AGK. Perjalanan singkat kurang dari 3 hari, namun menyenangkan karena ku memperoleh keluarga baru, teman baru, sahabat baru dari trip tersebut. Padahal kami bersama +/- 2 hari saja, namun komunikasi kami masih terjalin hingga saat ini.

Pada November, aku sebagai tim baru di tempat kerjaku, diajak untuk berkontribusi dalam pembuatan sebuah buku yang bekerja sama dengan Kominfo yaitu “Buku Pengantar Tata Kelola Internet (ID-IGF)”. Dalam pembuatan buku ini, aku membantu rekanku untuk mewawancarai narasumber serta membuat transkrip wawancara yang dijadikan sebagai pengantar dalam buku tersebut. Ini pengalaman pertamaku untuk terlibat dalam penulisan buku seperti ini, semoga ini bukan yang terakhir ๐Ÿ˜Š

Pada bulan November ini, tepatnya tanggal 24, aku berulang tahun yang ke-23. Usia yang sudah bisa dibilang cukup dewasa atau menuju ke arah dewasa, meskipun kedewasaan seseorang tidak hanya ditentukan oleh berapa usia mereka.

Banyak kenangan lain di 2017 yang tidak bisa kutuliskan satu-persatu. Dari pengalaman menyenangkan, menyedihkan, mendebarkan, menakutkan dan sebagainya. Namun, kuanggap itu semua sebagai bagian dari perjalanan hidup dan merupakan sebuah pembelajaran yang amat sangat berarti. Bagian sulit yang kualami, kuanggap sebagai ‘cambuk’ untuk bisa melalui tahapan kehidupan yang lebih baik lagi.

Mungkin sedikit terlambat untuk mengungkapkannya, akan tetapi better than never. Semoga di 2018 ini menjadi tahun yang lebih baik dari segala aspek kehidupanku ini, menjadi tahun pendewasaan (mengingat tahun 2018 ini aku akan berusia 24 tahun, rasanya sudah tidak cocok lagi disebut sebagai remaja), semoga kalau Allah SWT mengizinkan kumenemukan pasangan hidup (yang terakhir dan untuk selamanya), diberikan kesehatan dan murah rezeki untukku dan keluarga, serta harapan-harapan baik lainnya yang tidak bisa kusebutkan satu persatu.

2018, please be nice! ๐Ÿ˜Š

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s